بسم الله الرحمن الرحيم

Segala puji hanyalah milik Allah subhanahu wa ta’ala yang telah melimpahkan karunia-Nya yang tiada terkira kepada hamba-hambanya yang beriman, sesungguhnya termasuk dari sekian kenikmatan yang terbesar adalah nikmat menuntut ilmu serta menyibukkan diri dengan sesuatu yang dapat mengantarkan kepada pemahaman mengenai agama secara baik dan benar.

Tak sedikit ayat-ayat al-quran dan lembaran-lembaran sunnah rosulullah yang menegaskan tentang keutamaan ilmu dan ahli ilmu, tentunya –setelah taufiq dari Allah- keutamaan tersebut tidaklah dapat diraih melainkan dengan wasilah menuntut ilmu, menyibukkan diri dengan sesuatu yang menghasilkan faidah ilmiah berupa mempelajari hukum-hukum agama, sungguh sebuah kenikmatan yang besar tatkala seorang muslim mencondongkan jiwanya, mengorbankan waktunya, melapangkan hati untuk menuntut ilmu agama, ikhlas karena mengharap ridho Rabb semesta alam, serta mengangkat kekurang tahuan akan ilmu agama yang ada pada dirinya. Kalaulah kita mau menengok sejenak tentang kondisi umat islam dewasa ini.. kalaulah kita mau jujur dalam menyikapi, sesungguhnya kaum muslimin sangat membutuhkan jutaan muslim yang berpengetahuan baik tentang agamanya, untuk membimbing umat ini kepada ajaran agama yang sesuai dengan tuntunan rosulullah sholallahu alaihi wa sallam, menjelaskan kepada umat terkait hukum-hukum agama, menerangkan yang benar dan menyalahkan yang batil, jauh melebihi kebutuhan orang-orang yang sakit akan kehadiran seorang dokter yang mengobati mereka.

Maka dari itu dalam rangka saling tolong menolong dalam hal kebaikan dan ketaqwaan, kami mewakili pelajar indonesia yang berada di Republik Yaman ingin menyampaikan kepada segenap saudara-saudara kami yang ada di tanah air, bahwa kami membuka kesempatan bagi yang ingin melanjutkan jenjang studinya dalam ilmu agama secara khusus untuk belajar bersama para ulama Yaman di Darul Hadits Fiousy di kota Aden.

info lebih lanjut klik :

 http://jejakrusul.wordpress.com/calling-visa-raih-kesempatan-emas-belajar-di-bumi-nabi-nabi-yaman/

 

Bumi Nabi-nabi…

Yaman

– keutamaan dan keberkahannya-

Yaman merupakan salah satu negara di jaziroh arab, letaknya berdekatan dengan negeri tauhid Saudi Arabia, Yaman merupakan salah satu tonggak sejarah dalam islam, mempunyai banyak sekali keutamaan, telah masyhur dalam kitab-kitab sejarah islam betapa banyaknya keutamaan serta kebaikan yang Allah subhanau wa ta’ala limpahkan kepada negeri ini, dahulu kala di masa jahiliyah maupun sesudah datangnya islam, berupa kemuliaan akhlak para penduduknya, para rosul dan nabi, keajaiban-keajaiban dunia, kerajaan-kerajaan bersejarah, para ahli sya’ir, para penulis kitab, para ulama, para fuqoha, ahli ibadah, ahli zuhud, dan selain daripada yang demikian.

  Baca entri selengkapnya »

 Diantara konsekwensi dan dari penghambaan kepada Allah, juga kelaziman dari kalimat syahadatain adalah berhukum dengan syariat Allah, kembali kepada apa yang telah Allah turunkan kepada Nabi-Nya. Dan telah kita ketahui bahwa hanya milik Allah sajalah hukum syar’i. Dia lah saja yang bersendiri dalam hukum, tidak ada yang bersekutu dengannya dalam hak ini. Allah Ta’la berfirman :

Maka keputusan (hukum) adalah milik Allah Yang Mahatinggi dan Mahabesar. (Ghafir :12)

Dan Dia tidaklah mengambil seorang pun menjadi sekutu-Nya dalam menetapkan keputusan. (Al Kahfi : 26)

Hukum itu hanyalah hak Allah. (Al-An’am :57)

  Baca entri selengkapnya »

لا يزال من أمتي : أمة قائمة بأمر الله, لا يضرهم من خذلهم و لا من خالفهم, حتى يأتيهم أمر الله و هم على ذلك. (متفق عليه

Dari Muawiyah radhiallahu anhu bahwasanya rasulullah berkata : “akan senantiasa ada dari kalangan umatku, umat yang tegak dalam menjalani perintah Allah, tidak akan memudharatkan mereka orang-orang yang memusuhi (tidak menolong) mereka dan orang-orang yang menyelisihi mereka, sampai datang ketentuan Allah, dan mereka tetap senantiasa dalam keadaan demikian itu. (Hadits riwayat Bukhari-Muslim)

Baca entri selengkapnya »

ISTIQAMAH DI ATAS KETAATAN (2)

Posted: 25 November 2010 in Tauhid

 

ISTIQAMAH DI ATAS KETAATAN (2)

Khutbah kedua

Sebagai mana telah berlalu tentang ayat :

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا فلا خوف عليهم ولا هم يحزنون

“sesungguhnya orang-orang yang berkata, Rabb kami adalah Allah. Kemudian mereka beristiqomah. Maka tidak ada kekhawatiran atas mereka dan tidak pula mereka bersedih hati.”

Dan juga hadits :

قل آمنت بالله ثم استقم

“katakanlah ‘aku beriman kepada Allah, kemudian beristiqomahlah”

 

Maka sesungguhnya istiqamah bukanlah sekedar kalimat yang diucapkan atau angan-angan. Namun istiqamah adalah sebuah keyakinan dan juga kesungguhan dalam ketaatan kepada Allah Ta’ala.

Baca entri selengkapnya »

ISTIQAMAH DI ATAS KETAATAN

Posted: 25 November 2010 in Tauhid

ISTIQAMAH DI ATAS KETAATAN (1)

Allah Azza wajalla menyuruh Nabi-Nya untuk beristiqamah. Demikian pula Allah memerintahkan kaum mukminin untuk beristiqamah, mendorong mereka dan memberikan dorongan terhadap perkara ini. Allah pun menjanjikan pahala yang besar dan melimpah bagi siapa yang beristiqamah di atas jalan yang lurus shirathal mustaqim.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman :

قُلْ إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ مِّثْلُكُمْ يُوحَى إِلَيَّ أَنَّمَا إِلَهُكُمْ إِلَهٌ وَاحِدٌ فَاسْتَقِيمُوا إِلَيْهِ وَاسْتَغْفِرُوهُ وَوَيْلٌ لِّلْمُشْرِكِينَ

Katakanlah (wahai Muhammad): “Bahwasanya aku hanyalah seorang manusia seperti kamu, diwahyukan kepadaku bahwasanya Sesembahan kamu (yang haq) adalah Sesembahan yang Maha Esa, Maka tetaplah pada jalan yang lurus menuju kepada-Nya dan mohonlah ampun kepada-Nya. dan kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang mempersekutukan-Nya.” Fushilat (6)

Baca entri selengkapnya »

 

Dalil-dalil dari As-Sunnah

tentang hijab dan cadar

الدليل الأول:

قوله صلى الله عليه وسلّم: «إذا خطب أحدكم امرأة فلا جناح عليه أن ينظر منها إذا كان إنما ينظر إليها لخطبة وإن كانت لا تعلم. رواه أحمد.

Dalil pertama :

Sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam : “Apabila salah seorang diantara kalian meminang wanita, maka tidak ada dosa bagi kalian untuk melihat wanita tersebut, walau si wanita tersebut tidak menyadarinya” [HR. Ahmad]

Sisi pendalilan pada hadits di atas yaitu bahwasanya Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam, menafikan secara khusus adanya dosa bagi orang yang hendak meminang wanita untuk dinikahi apabila dia melihat / memandang kepada wanita yang hendak dipinangnya dengan syarat pandangan tersebut ditujukan dalam rangka hendak meminang si wanita. yang demikian itu menunjukkan bahwa selain orang yang bertujuan untuk meminang wanita, apabila dia memandang / melihat wanita asing yang bukan mahramnya maka dia terkena dosa, dalam keadaan apapun. Demikian pula apabila lelaki yang ingin meminang wanita tersebut mempunyai niat yang buruk yaitu dia melihat wanita tersebut bukan untuk dinikahinya, namun dia bertujuan untuk berlezat-lezat dan bersenang-senang, padahal niat dia tidak ingin menikahinya. Maka dosa bagi lelaki tersebut.

Baca entri selengkapnya »

Menyingkap hakekat tabir  hijab / cadar

wanita-wanita terasing (1)

- sebuah telaah ilmiah tentang hakekat cadar dan para pemakainya -

Mengapa mereka bercadar ???

Mengapa mereka bercadar…?? Sebuah pertanyaan yang cukup bijak dan ilmiah untuk diajukan terlebih dahulu, tanpa skeptis dan terburu-buru melontarkan hujatan serta pandangan sinis kepada mereka para wanita bercadar, di tengah keterpurukan akhlak dan binasanya rasa malu dalam diri kebanyakan muslimin dan muslimah di masa kita sekarang ini, juga menyebarnya perzinahan. Tak ada salahnya jika kita meluangkan sejenak masa untuk merenungkan dan mencari tahu apakah sebenarnya yang memicu mereka untuk tampil aneh’ dan ‘nyleneh’ !# seperti itu.

Baca entri selengkapnya »

Berkenalan

dengan

‘Ulama Ahlus Sunnah wal jama’ah

Tak kenal maka tak sayang, itulah mengapa sepatutnya bagi kaum muslimin untuk mengenal siapa-siapa ulama-ulama yang selayaknya menjadi rujukan dalam memahami warisan para nabi yaitu ilmu agama. Pimpinan ‘ulama ahlul hadits ahlus sunnah adalah Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wasallam, kemudian perintis jejak pertama yang mengenakan mahkota fuqaha’ ahlil hadits adalah para shahabat Rasulullah  yang paling terkenal dari mereka adalah:

1. Khalifah yang empat

  • Abu Bakr Ash Shiddiq
  • ‘Umar bin Al Khaththab
  • ‘Utsman bin ‘Affan
  • ‘Ali bin Abi Thalib

Baca entri selengkapnya »

Ahlus Sunnah wal Jama’ah

Siapakah mereka dan apa ciri mereka ??!#

kita sering mendengar istilah di atas (Ahlus Sunnah wal Jama’ah) tak sedikit kaum muslimin atau segolongan kelompok islami yang menisbahkan kepada istilah tersebut. namun terkadang sedikit membingungkan, karena masing-masing dari mereka memiliki prinsip-prinsip dan kaedah-kaedah dalam beragama yang berbeda satu sama lain. berjama’ah namun mengapa dalam berdakwah mereka mengambil metode / cara-cara yang berbeda-beda, ada yang melalui jalur politik, ada yang melalui terapi hati manajemen qalbu, ada yang menggembar-gemborkan untuk tegaknya syariat islam, ada yang mengembara dari satu masjid ke masjid yang lain, semuanya menyatakan bahwa diri mereka adalah Ahlus Sunnah wal Ja’maah. lalu apa sebenarnya di balik istilah tersebut ?

Baca entri selengkapnya »